Senin, 27 Februari 2017

Sate Kelinci & Sate Belut di Ambarawa

- Paket Nasi, Lauk dan Minum hanya Rp 15 ribu
AMBARAWA- Ingin menikmati sensasi makan daging Kelinci, Kambing dan Belut serta Burung Puyuh dengan cita rasa yang nikmat. Tanto Tanti Resto buka cabang di Pasar Kuliner Suroboyo Jalan Jend Sudirman, Ambarawa. 
  
Menu Kuliner yang disajikan berupa masakan Sate, Rica, Gule dan Tongseng yang diolah dari daging Kelinci, Kambing dan Belut serta Burung Puyuh. 

Banyak variasi paket menu agar lebih hemat. Seperti paket Sate Kelinci, Kambing dan Belut serta Burung Puyuh yang dipatok harga Rp 15 ribu (Sate, Nasi/Lontong serta Minuman). 

"Kami buka pukul 10.00 hingga 21.00. Bisa pesan antar hanya untuk wilayah Ambarawa minimal pesanan 5 porsi. Harga paket bervariasi mulai dari Rp 10-15 ribu. Pesan bisa call, SMS atau WA ke nomor 081225036344," ujar Lusia Lanny Hartanti yang akrab disapa mbak Tanti. (tt)     

Minggu, 26 Februari 2017

Jadi Jujugan Wisatawan Berburu Kuliner Unik

- Pasar Kuliner Suroboyo di Ambarawa

AMBARAWA- Pemerintah Kabupaten Semarang merombak Pasar Suroboyo di Jalan Jend Sudirman Ambarawa menjadi Pasar Kuliner Suroboyo bukan tanpa alasan. Sebab Ambarawa saat ini sudah menjadi kota Palagan yang melegenda tidak hanya di Indonesia, namun juga di mancanegara.

Banyak destinasi wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Sehingga keberadaan Pasar Kuliner Suroboyo sangatlah tepat untuk mendukung atau melengkapi destinasi wisata yang ada.

Saat ini di Ambarawa ada destinasi wisata seperti Gua Maria yang dilengkapi dengan patung Maria Assumta tertinggi di dunia. Selain itu ada juga museum Kereta Api yang memiliki koleksi kereta uap bersejarah. Belum lagi wisata danau alam Rawa Pening dan benteng Willem yang sekarang dimanfaatkan menjadi lembaga pemasyarakatan.

Wisatawan yang singgah di Ambarawa tentu juga ingin menikmati sajian khas kota Palagan. Di Pasar Kuliner banyak disajikan menu andalan yang khas Ambarawa. Salah satunya yang menyediakan menu khas pegunungan yakni Tanto Tanti di kios No 4, ada Sate, Gule, Tongseng dan Rica Kelinci. Bagi yang tidak suka daging Kelinci bisa juga memesan Rica-rica Kambing, Belut Goreng.

"Selain makanan berbahan dasar daging Kelinci, Kambing, kami juga sediakan menu berbahan dasar Tahu Serasi Bandungan," ujar Ny. Tanti, pemilik warung makan Tanto Tanti.

Selain itu Tanto Tanti juga menyediakan minuman khas yakni Wedang Tahu, Wedang Rempah, Bir Plethok, Bandrex dan minuman segar berbahan dasar buah-buahan.

"Bahan-bahan untuk minuman kami dapat dari para petani lokal. Jadi benar-benar segar," imbuhnya.

Apakah mahal harganya?

Memang banyak yang mengira di pasar kuliner mahal harga makanannya. Menurut Tanti untuk harga tidak mahal, karena disesuai dengan besaran porsi yang dipesan. Sate Kelinci perporsi lengkap dengan nasi dan minuman berupa teh saja dipatok dengan harga Rp 14 ribu. Kalau menu sate ayam Rp 10 ribu per paket.

"Jadi kami menyediakan paket murah, dari harga Rp 10-14 ribu per porsi sudah ada lauk ukuran jumbo, nasi dan minumnya. Kalau mau order makanan dan tempat bisa call di 081225036344," pungkasnya. (tt)

Kamis, 02 Februari 2017

Menikmati Eksotise Candi Asu Bandungan  

  • Candi Asu Bandungan yang Terlupakan

Selama ini orang lebih mengenal situs Candi Gedongsongo di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Ternyata tidak jauh dari situs Candi Gedongsongo ada situs Candi Asu. Sampai saat ini situs Candi Asu jadi tempat favorit warga yang ingin ngalap berkah dengan bertapa di sana. Seperti apa?

Candi Asu, begitu warga menyebutnya. Nama Asu berasal dari bahasa Jawa yang berarti Anjing. Sebab di sebelah kiri candi terdapat Arca Anjing, karena itulah warga menyebutnya Candi Asu. Namun sayang, arca Anjing itu kini sudah rusak, kepala arca hilang di curi orang yang tak bertanggung jawab.
MISTIS: Juru Kunci Candi Asu Bandungan, Tumpuk menunjukan Arca Barong

Candi Asu terletak di pinggir perkampungan di Dusun/Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Akses jalan menuju ke lokasi tersebut masih jalan kampung belum beraspal yang hanya selebar 3 meter saja. Lokasi tepat di tengah-tengah rumpun bambu yang lebat. Akses yang jauh dari jalan utama dan kurangnya promosi menjadikan situs Candi jarang diminati wisatawan. Konon ceritanya Candi tersebut dibangun sebelum Candi Gedongsongo. Namun nama Candi Asu tidak melegenda.
Ketika sampai di Candi Asu, udara terasa segar dan bersih dan suasana tenang menentramkan jiwa. Sebab lokasi Candi Asu jauh dari hingar bingar hiburan malam yang sangat terkenal di Bandungan. Apalagi Candi Asu berada di tengah rumpun Bambu sehingga menambah suasana eksotis dan juga mistis. Suasana mistris itulah yang kerap menarik perhatian orang-orang yang datang untuk ngalap berkah dengan melakukan pertapaan di sana di hari-hari tertentu.
“Saya kesini untuk menenangkan pikiran. Lagi suntuk. Di sini sepi jadi lebih tenang untuk berdoa. Syukur-syukur dapet berkah,” kata Pujiastuti (35) warga Kota Semarang yang rutin berkunjung pada hari Selasa Kliwon. 
Candi Asu  belum direkontruksi secara total. Batu-batuan candi masih disusun seadanya, belum tuntas. Untuk menjaga situs ini diberikan atap pelindung berupa bangunan pendapa ditopang oleh tiang kayu. Dalam pendapa yang berbentuk joglo ada Yoni berisi air. Selain itu ada arca Katak, burung dan beberapa arca dan batu struktur bangunan candi yang lengkap dengan relief.

Juru Kunci Candi Asu, Tumpuk mengatakan, tahun 2005 keberadaan Candi dilaporkan ke Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), Kabupaten Semarang. Selanjutnya Disporabudpar dan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta melakukan penelitian di situs Candi Asu. Selanjutnya pemerintah memberikan dana sekitar Rp 200 juta untuk renovasi situs candi. Dana tersebut digunakan untuk membangun fasilitas seperti jalan, pendapa, dan fasilitas kamar kecil.
“Tidak jauh dari lokasi Candi ditemukan makam yang diyakini sebagai makam Putri Senggi dan suaminya yang disabda hingga berubah wujud menjadi Anjing,” kata Tumpuk belum lama ini.
Untuk melestarikan situs Candi Asu, Tumpuk bersama masyarakat membatasi keberadaan situs tersebut dengan pagar hidup dengan menanam tanaman keras. Tumpuk berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang ikut peduli dengan menjaga kelestarian candi dan benda peninggalan lainnya.
Menurut pengunjung Candi Asu Bandungan Samsadara, kondisi Candi Asu lumayan bagus, sebab masih ada masyarakat yang peduli merawatnya. “Saya melihat Candi Asu  masih sering digunakan untuk beribadah dan masih terawat. Terlihat ada beberapa sisa dupa yang dibakar,” kata dia. (*/tyo)

Ada Patung Bunda Maria Tertinggi di Dunia, Jadi Wisata Favorit Libur Natal

  • Wisata Religi di kota Tua Ambarawa

Setiap menjelang perayaan Natal. Kota Ambarawa di Kabupaten Semarang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Terutama di wisata religi yang sudah kondang namanya yakni Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA). Nama GMKA semakin meroket setelah dibangun patung Bunda Maria Assumpta tertinggi di dunia. Seperti apa?

Ambarawa  adalah sebuah kota kecamatan dengan luas 28,22 km² dibawah pegunungan Ungaran. Ambarawa menjadi kota strategis, karena menjadi jalur perlintasan menuju Jogjakarta maupun ke Solo atau ke Kota Semarang.

Kota tua ini terus berbenah. Sejumlah destinasi wisata ada di sini seperti museum kereta api, museum Isdiman dan wisata alam danau Rawa Pening, termasuk wisata religi GMKA. Bahkan destinasi wisata baru bermunculan. Pun dengan taman-taman kota yang asri dan cantik mulai dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Semarang untuk menunjang tingkat kunjungan wisata. Praktis Ambarawa tidak pernah surut menjadi jujugan para wisatawan karena keanekaragaman tempat wisata yag dapat dikunjungi.

foto: IST/net
Gua Maria Kerep Ambarawa yang didirikan tahun 1954 menjadi salah satu wisata religi setiap hari menyedot banyak pengunjung. GMKA paling populer di Jawa Tengah mengalahkan goa Gua Maria Sriningsih di Kabupaten Klaten dan Gua Maria Ratu Kenya Platarejo di Wonogiri.  

Apalagi saat ini telah berdiri patung bunda maria Assumta tertinggi di Indonesia bahkan tertinggi di dunia. Patung Bunda Maria Assumpta dibangun di komplek GMKA dengan ketinggian 42 meter. Patung ini dibuat oleh seniman patung asli dari Ambarawa. Patung ini memiliki ketinggian 23 meter dengan  ketinggian penopang 19 meter yang apabila ditotal menjadi 42 meter.

Patung yang dibangun dengan sistem bongkar pasang ini mengalahkan patung Bunda Maria tertinggi saat ini yang ada di Bulgaria yang memiliki ketinggian 32 meter. Di kepala Patung Bunda Maria ini dihiasi replika 7 pancaran sinar yang menggambarkan Sapta Duka Bunda Maria. Patung ini menghadap ke arah timur menghadap matahari terbit, menggambarkan bahwa patung Bunda Maria ini menyinari semua orang, baik orang jahat maupun orang baik.

Semakin tertarik untuk merayakan Natal di GMKA? Yuk, ke Gua Maria Kerep Ambarawa. Lokasinya berada di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Pajang, Ambarawa. Untuk menuju ke GMKA dapat menyusuri jalan beraspal mulus di Desa Pajang dengan pemandangan sawah dan rumah-rumah sederhana di perkampungan. Pemandangan alam lain yang dapat dinikmati adalah Gunung Telomoyo, Gunung Merbabu, dan Danau Rawa Pening yang dapat terlihat dari GMKA.

“Saya sama keluarga sering berdoa ke Gua Maria Ambarawa. Selain berdoa juga rekreasi bersantai di taman. Suasananya nyaman dan udaranya sejuk. Rencana Natal besok kami sekeluarga ke sana,” ujar Lanny (39) warga Kabupaten Semarang. 

Sepanjang jalan menuju ke GMKA banyak hotel-hotel dan home stay untuk wisatawan. Tidak hanya itu saja, bagi yang ingin belanja pernak-pernik peribadatan dan souvenir dapat berbelanja di pasar souvenir di komplek GMKA.


Tak ayal jika GMKA tidak hanya menjadi tempat peribadatan bagi umat Katolik saja, tetapi menjadi kunjungan wisata  umat beragama lain yang ingin merasakan sejuknya udara pegunungan dan melihat uniknya patung tertinggi di dunia ini. Wisatawan bisa datang kapan pun baik siang maupun malam untuk melakukan wisata rohani. Lebih pas jika ziarah dilakukan di bulan Mei dan Oktober ketika peringatan bulan Maria. (*)

Jumat, 25 Desember 2015

Ada Apa Di Bandungan ?

Nama Bandungan yakni sebuah kota Kecamatan di Kabupaten Semarang tidak asing lagi bagi para penyuka wisata. Setiap hari hilir mudik para pecandu wisata alam baik pendakian Gunung Ungaran, Paralayang dan motorcross serta sepeda gunung menjajal medan yang mampu membuat adrenalin berdenyut. Tidak hanya itu saja, penyuka sejarah juga dapat berwisata sambil belajar dengan mengunjung Candi Gedongsongo dan Candi Asu.

Bandungan juga menjadi surga penyuka dunia malam. Ada puluhan tempat karaoke lengkap dengan 800-an pemandu karaoke plus-plus. Minuman beralkohol (Mihol) berbagai merek juga beredar di kota ini. Termasuk minuman beralkohol kualitas rendahan juga beredar dan dijual bebas ditempat-tempat hiburan. Pengunjung tempat hiburan perlu hati-hati memilih minuman beralkohol. Bisa jadi membeli dengan harga normal, tetapi miholnya kualitas rendahan.


"Saran saya sih tinggalkan mihol, sebab berbahaya bagi tubuh. Apalagi jika yang ditenggak itu mihol kualitas rendahan, bisa mempercepat kematian karena racikannya dicampur bahan-bahan yang tidak jelas takarannya," kata Ketua Bandungan Crisis Centre, Pristyono.

Hanya itu saja? Tentu tidak. Bandungan masih menyimpan banyak tempat, budaya dan kuliner yang perlu dijajal. Di Desa Kenteng misalnya menjadi sentra pembuatan panganan tradisional, seperti wajik, gemblong dan jadah serta Torakur.

Apa sih oleh-oleh khas Bandungan? Masuk saja di kawasan pabrik Tahu Serasi yang berada di Jl Diponegoro tepatnya di Desa Kenteng. Tahu Serasi hanya sebuah nama yang diberikan oleh orang yang pertama kali membuat pabrik tahu di Bandungan yakni Sindoro.

Bentuknya tetap sebuah Tahu. Yang menjadi pembeda dengan Tahu-tahu lainya adalah Tahu serasi lebih padat dan kenyal. Sebab untuk membuatnya dicetak menggunakan kain dan dipres hingga kadar airnya berkurang. Nama Serasi sendiri diambil dari slogan Kabupaten Semarang yakni Bumi Serasi. Saat ini Tahu Serasi menjadi oleh-oleh wajib bagi wisatawan. Ditambah dengan sari kedelai yang diambil dari proses pembuatan tahu Serasi juga menjadi minuman yang menyegarkan dan menyehatkan.

Tapi perlu diperhatikan jika ingin membawa Tahu Serasi dan Sari Kedelai untuk keluarga, teman atau kekasih. Sebab Tahu Serasi dan Sari Kedelai memiliki protein tinggi dan mudah rusak. Sehingga butuh perlakuan khusus yakni ditempatkan di suhu dingin agar tidak mudah rusak.

Paling asyik menikmati Sate atau Rica-rica Kelinci. Jangan salah pilih, sebab ada juga pedagang nakal yang mencampur daging Kelinci dengan Ayam tujuannya untuk mencari keuntungan yang lebih besar. Untuk jangan sungkan bertanya atau minta ditunjukan dagingnya sebelum dibakar. Sebab daging kelinci yang teksturnya nyaris sama dengan ayam tetap memiliki perbedaan. Daging kelinci segar berwarna kemerahan dan tidak bau amis, sedangkan ayam berwarna putih dan berbau amis. Jangan tertipu dengan harga murah untuk satu parsi masakan berbahan daging kelinci. Sebab harga kelinci cukup mahal, bahkan satu kilogramnya lebih mahal dari daging sapi. Hal itu disebabkan karena tidak ada peternak Kelinci Pedaging.

"Semestinya pemerintah membuat sentra ternak kelinci pedaging agar daging kelinci lebih terjangkau seperti daging ayam. Sebab daging kelinci sekarang ini sudah banyak diminati. Apalagi rendah kolesterol dan kabarnya dapat mencegah stroke dan sakit jantung. Bahkan ada yang berburu otak kelinci untuk meningkatkan kesuburan wanita," kata Pristyono.   
    
Kondisi kota Bandungan yang luar biasa itu ternyata tidak didukung infrastruktur yang memadai. Setiap hari arus lalulintas di Bandungan macet karena aktivitas pasar sayur dan bunga yang menggelar dagangan di pinggir jalan utama. Ditambah lagi parkir kendaraan bermotor yang berjajar di sepanjang jalan. Kurangnya kantong parkir dan jalan alternatif menyebabkan kondisi lalulintas di Bandungan semrawut, karena tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang masuk.

Sampah juga ada dimana-mana. Kondisi Bandungan yang semrawut akan semakin semrawut ketika musim liburan. Kemacetan arus lalulintas mengular panjangnya.

"Sebenarnya jika pemerintah punya niat, tentu mudah menata Bandungan. Selama ini hanya berwacana terus tanpa ada action. Saya melihat pemerintah setengah-setengah untuk menata Bandungan. Padahal potensinya besar bahkan Bandungan juga menjadi kota tujuan wisatawan mancanegara. Semestinya segera dibenahi," pungkasnya. (TT)  

Lima Kasiat Daging Kelinci


Kelinci dibedakan menjadi dua macam, yaitu kelinci pedaging dan kelinci hias. Dan tentu daging kelinci yang harus anda konsumsi haruslah daging kelinci pedaging. Dibalik wajahnya yang lucu, kelinci menyimpan beberapa zat vitamin yang sangat berguna untuk tubuh (Simak juga Artikel lainnya: Tips Memilih Menu Diet Sehat Golongan Darah AB dan Menu Diet Sehat Golongan Darah B Yang Tepat)
Daging kelinci dipercaya dapat mengatasi dan mengobati berbagai macam penyakit. Untuk mendapatkan khasiat dari daging kelinci sebaiknya anda buat atau beli sate kelinci. Karena proses pembakaran tidak akan membuat gizi daging kelinci hilang. Lalu, apakah khasiat sate kelinci tersebut? Berikut manfaat yang diperoleh dari daging kelinci.
  1. Sebagai obat kesuburan wanita
Jika anda adalah wanita berkeluarga ada baiknya anda mengkonsumsi sate kelinci. Anda dapat membeli bagian otak kelinci untuk anda konsumsi. Karena otak kelinci sangat baik untuk menjaga kesuburan wanita.
  1. Menurunkan resiko penyakit gagal jantung dan kolesterol
Kandungan kolesterol yang rendah dan natrium pada daging kelinci membuatnya sebagai daging yang baik untuk dikonsumsi. Apalagi bagi anda yang memiliki jantung lemah, berusia lanjut, dan bagi anda yang memiliki masalah berat badan.
  1. Menyembuhkan penyakit asma
Unsur ketotifen pada daging kelinci dipercaya dapat menyembuhkan asma. Kandungan ketotifen ini berguna untuk menstabilkan sel mastosit. Sel mastosit adalah sel yang memyebabkan alergi dan asma.
  1. Mencegah kanker
Beberapa kandungan yang berperan sebagai pencegah kanker adalah niasin, vitamin B12, selenium. Dan semua zat tersebut terkandung dalam daging kelinci. Oleh sebab itu, sate kelinci adalah pilihan tepat untuk mencegah penyakit kanker.
  1. Sebagai menu makanan diet
Bagi anda yang ingin diet namun tetap ingin menikmati daging ada baiknya untuk mempertimbangkan mengkonsumsi daging kelinci. Karena rendahnya kolesterol dalam daging kelinci membuatnya sangat baik untuk menu diet anda. (Sumber artikel 5 Kasiat Daging Kelinci dari www.arenawanita.com)

Aneka Menu Masakan Daging Kelinci Di Ambarawa

Bagi penyuka daging Kelinci, tapi malas ke Bandungan atau ke Tawangmangu. Langsung aja datang ke Tanti Tanti Resto di komplek Pasar Kuliner Suroboyo di Jl Jend Sudirman Ambarawa, Kabupaten Semarang. Lokasi Pasar Kuliner Suroboyo di Ambarawa sangat strategis dengan fasilitas parkir luas, musola, live musik dan toilet bersih. Untuk mencapai Pasar Kuliner Suroboyo jika dari Semarang menuju Bawen lalu menuju arah Kota Ambarawa. Lokasi yang dituju berada di sebelah kanan jalan tepatnya 750 meter dari pasar Projo Ambarawa tepatnya di depan bank BCA Ambarawan. Jika berjalan dari arah Magelang menuju Ambarawa. Sesampainya di museum Palagan Ambarawa atau Tugu Tank terus berjalan sekitar 750 meter. Lokasi yang dituju yakni Pasar Kuliner berada di sebelah kiri jalan. Tepatnya 10 meter dari pertigaan Pauline atau pertigaan arah Bandungan. 

Menu spesial masakan daging Kelinci kami sediakan, seperti Sate Kelinci, Rica-rica, Gule, dan Tongseng Kelinci. Selain itu kami juga menyediakan aneka masakan berbahan dasar Tahu Serasi, seperti Tahu Tek, Tahu Gejrot serta Tahu Tauco. Aneka minuman dan oleh-oleh khas Bumi Serasi juga kami siapkan bagi pengunjung.

Selain menyediakan aneka masakan berbahan daging Kelinci, kami juga menerima pesanan daging dan otak kelinci segar.

Selamat menikmati

Selasa, 23 Juni 2015

Steak Kelinci Siap Sambut Lebaran


Steak Kelinci Siap Sambut Lebaran 

Sejak berdiri tahun 2005, rumah makan TantoTanti Bandungan yang berada di Jl Diponegoro (Sukorini) No 16, Karanglo, Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, selalu melakukan inovasi menu-menu berbahan dasar daging Kelinci. 

Awalnya hanya Sate dan Rica-rica Kelinci, karena banyak penggemar daging Kelinci. Maka kami membuat menu baru yakni Kelinci Goreng, Panggang, Kelinci Bakar serta Steak Kelinci dengan berbagai macam saos dari buah dan sayuran.  

Daging untuk sate dan steak sengaja kami pilih Kelinci Muda. Sehingga tekstur dagingnya lembut. Khusus Kelinci yang sudah tua kami gunakan untuk masakan lain. Tentunya melalui proses teknik memasak agar lebih empuk. 

Menu special Ramadan: Kelinci Goreng, Panggang dan Steak Kelinci, Nasi serta Teh hanya Rp 27 ribu

Bagi yang tidak doyan daging Kelinci, kami juga menyediakan menu olahan daging ayam dan Tahu Serasi serta Tempe. Selain itu kami menyediakan oleh-oleh khas Bandungan

Banyak wisatawan yang khawatir Sate Kelinci di Bandungan di campur dengan daging ayam. Di rumah makan kami sudah pasti tidak mencampur daging Kelinci dengan daging ayam. Kalau ragu-ragu, jangan sungkan untuk bertanya dan minta daging pembanding. Bahkan kami sengaja menyediakan daging Kelinci segar untuk sate. Sehingga pengunjung dapat melihat agar dapat  membedakan mana ayam dan kelinci.     


Sekedar informasi, daging kelinci segar berwarna kemerah-merahan. Sedangkan daging ayam berwarna putih kekuningan dan berbau agak amis. Saat dimasak tekstur daging kelinci lembut dan kenyal. Sedangkan daging ayam cenderung sangat empuk, ketika digigit mudah hancur karena tidak kenyal.

Namun ada juga daging Kelinci yang sangat mirip dengan ayam, karena warnanya cenderung lebih banyak putihnya, yakni daging bagian punggung. Teksturnya juga sangat lembut, terkadang bagi yang jarang makan daging kelinci sulit membedakannya dengan daging ayam. 

Jika masih ragu-ragu, lalu ingin mengetahui dan merasakan uniknya daging kelinci. Kami menyediakan kelinci utuh yang dapat dibeli per ekor dan siap dimasak apapun sesuai permintaan. Namun minimal pesanan 2 ekor dan harus mengirim tanda jadi ke rekening kami.        

TantoTanti

Jl Diponegoro No 16 Bandungan 081228714443/085727652294

Sate Kelinci (10 tusuk)
20.000
Sate Ayam
14.000
Sate Kelinci (5 tusuk)
10.000
Rica rica Ayam
12.000
Rica Rica Kelinci
20.000
Gule Ayam
11.000
Gule Kelinci
20.000
Tongseng Ayam
11.000
Tongseng Kelinci
20.000
Tahu Serasi
15.000
Sop Kelinci
20.000
Tempe Goreng
10.000

Minggu, 31 Mei 2015

Hati Marmut Obat Segala Penyakit

BANDUNGAN- Permintaan daging Marmut atau hewan pengerat sejenis Tupai terus meningkat. Dalam sehari saja warung makan kami "Tanto Tanti" Bandungan harus menyiapkan minimal 20 ekor Marmut pesanan konsumen. Meningkatnya permintaan daging Marmut itu membuat kami sebagai pengelola kualahan, sehingga harus mendatangkan dari luar Kabupaten Semarang.

Sebenarnya ada manfaat apa pada Marmut? Sampai-sampai dari luar Kabupaten/Kota datang ke warung makan kami di Bandungan untuk membeli begitu banyak Marmut. Setiap kali kami tanyakan kegunaanya, hampir semua mengatakan hati dan daging Marmut akan digunakan untuk obat.

Dari hasil penelusuran di Google, ternyata banyak yang menyebut bahwa hati dan daging Marmut bermanfaat untuk pengidap penyakit Lever. Sayangnya tidak ada penelitian ilmiah tentang kandungan hati dan daging Marmut. Namun pengobatan menggunakan hati Marmut itu sudah dipercaya sejak dahulu sebagai penangkal Lever. (Obat Alami Penyakit Lever: www.info&tipskesehatan.com)      

Tingginya permintaan daging Marmut membuat kami kualahan mendatangkan Marmut-marmut dari luar daerah. Apalagi selama ini kami hanya menyediakan daging Kelinci segar maupun yang sudah diolah.

Mudah-mudahan hati dan daging Marmut tersebut dapat menjadi berkah bagi siapapun.

Salam Sejahtera, TantoTanti

Minggu, 22 Maret 2015

Resep Kelinci Panggang


Bahan bahan Yang di butuhkan :
– 750 gr Daging daging kelinci, Iris melintang ½ cm
– 1 sdt garam
– 1 sdt ait jeruk nipis
– ½ sdm Mentega
Bumbu (Haluskan) :
– 3 siung bawang putih
– ½ sdm bawang merah goreng
– ½ sdt merica bulat
– 2 sdm kecap manis
– 1 batang serai ambil bagian yang putih ( iris halus)
Cara Memasak Daging Panggang Bumbu Kecap :
1. Pukul –pukul irisan daging hingga agak mamar dn melebar
2. Campur bumbu halus dengan garam dan air jeruk nipis.aduk rata
3. Aduk irisan daging dengan bumbu halus . biarkan selama 30 menit hingga bumbu meresap
4. Panggang daging berbumbu diatas bara api( jika perlu tusuk dengan tusuk sate) sambil olesi dengan mentega hingga daging berubah warna dan matang
5. Angkat .Sajikan dengan irisan jeruk nipis. Untuk 6 orang

Kelinci Panggang Untuk Sambut Liburan Sekolah

Ternyata daging kelinci banyak sekali penggemarnya. Terutama daging kelinci yg di masak rica 2 dan sate. seiap weekend kami selalu kekuarangan setok kelinci. Bahkan harus mendatangkan dari luar Kab semarang melihat pbanyaknya penikmat daging kelinci kami kami berupaya memenuhi peminat guarihnya daging kelinci. Slah satunya, kerjasama pada peternak untuk menjaga pasokan daging kelinci. Selain itu kami juga mendekatkan pelayanan dengan membuka cabang di puja sera blok Acomplek alun2 Bung karno, kalirejo, Kab semarang. Dalam dekat ini kami juga akan meluncurkan sate kelinci mobile, yakni warung sate keliling menggunakan mobil 
Untuk menu, kami meluncurkan kelinci lada hitam dengan saos kacang pedas sengaja kami buat karena kebanyakan masyarakt indonesia seka dengan makanan yang beraroama kas tersebut.Selain itu kami juga membuat steak daging kelinci mudah mudahan dapat memuaskan pelanggan kami yg tercinta 

Senin, 16 Februari 2015

Kembangkan Usaha Sate Kelinci Di Ungaran dan Kota Semarang



Saya tidak menyangka jika daging Kelinci ternyata banyak penggemarnya. Bahkan akhir-akhir ini banyak yang pesan daging Kelinci segar, termasuk otak Kelinci. Selain kandungan proteinnya yang tinggi, daging Kelinci menjadi pilihan makanan sehat karena rendah lemak.

Banyaknya peminat daging kelinci, membuat saya memutuskan untuk membuka cabang Sate, Gule, Tongseng dan Rica-rica Kelinci di Ungaran. Warung Sate Kelinci Tanto Tanti sekarang ini buka setiap hari mulai pukul 15.00-22.00 di alun-alun Bung Karno di Kalirejo, Ungaran Timur. Untuk mendekatkan dengan pelanggan, saya siap mengantar pesanan hanya dalam kota Ungaran. Pesan saja di 085950362709.

Sebenarnya ingin rasanya membuka Warung Sate Kelinci di Kota Semarang. Alasannya pelanggan kebanyakan berasal dari kota Semarang. Tetapi sulit mencari lahan untuk berjualan yang biaya sewanya murah. Rencananya akhir tahun 2015 ini warung Sate Kelinci Tanto Tanti Mobile sudah mulai beroperasi.

Bahkan bagi siapapun di Semarang yang ingin memiliki usaha kuliner berbahan daging Kelinci tanpa resiko kerugian. Saya menyiapkan sistem kerjasama penjualan produk daging Kelinci siap masak dalam takaran per porsi. Setiap 4 hari sekali akan kami suplay bahan baku. Hanya yang terjual saja yang dibayar. Tujuannya tidak lain mengembangkan usaha dan memberikan kepuasan bagi para penikmat daging Kelinci di Kota Semarang. Sehingga tidak perlu jauh-jauh ke Bandungan.

Jumat, 12 September 2014

Sate dan Rica-rica Kelinci Di Ungaran

Rumah Makan Tanto Tanti Bandungan Membuka Cabang Di Pusat Kuliner Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Lokasi berada di los kuliner sebelah kiri No 19.

Daftar Menu:
1. Sate Kelinci Porsi Besar (10 tusuk sate) +lontong/nasi Rp 21.500, sedangkan porsi kecil Rp 15.000 
2. Rica-rica, Gule, dan Tongseng Kelinci+nasi Rp 17.000
3. sedia aneka minuman  
4. menerima pesanan daging dan otak kelinci segar

Alun-alun Bung Karno Menjadi Pusat Kuliner di Ungaran


UNGARAN- Kota Ungaran sebagai Ibu Kota Kabupaten Semarang, menjadi sebuah kota perlintasan menuju ke kota-kota lainnya seperti Semarang, Solo, Magelang, Wonosobo dan Temanggung. Tak jarang orang akan beranggapan sebuah kota perlintasan tidak nyaman untuk disinggahi. Sebab jarang ada wisata atau pusat kuliner maupun area rekreasi yang asyik.

Ternyata di Kota Ungaran justru lebih bervariasi soal kulinernya. Banyak rumah makan, resto, cafe maupun pusat oleh-oleh yang menyajikan makanan khas Kabupaten Semarang. Seperti di alun-alun Bung Karno yang baru diresmikan awal tahun 2014 ini oleh Bupati Semarang Mundjirin. Di sana ternyata menjadi ajang nongkrong anak-anak muda dan rekreasi keluarga.  Sebab di alun-alun tersebut memiliki fasilitas yang jos gandos, seperti arena skeatboard, BMX, lintasan sepatu roda dan lokasi favorit pagi para penghobis pesawat terbang remote control.

Tidak hanya itu saja, di alun-alun Bung Karno yang terletak di kawasan Kalirejo, Ungaran Timur atau tidak berada di exit tol Ungaran setiap hari selalu ramai dikunjungi warga yang ingin mencicipi kuliner khas Kabupaten Semarang. Gak percaya, datang saja setiap hari mulai pukul 15.00, alun-alun itu penuh sesak warga. Ada yang menyalurkan hobi bermain mobil maupun pesawat RC, bersepeda, skateboard, atau joging dan tentunya penikmat kuliner bisa mencicipi aneka makanan khas. Seperti sate, nasi goreng, sop ceker, hingga makanan berbahan baku daging kelinci.

Rumah Makan Tanto Tanti juga membuka stand kuliner di alun-alun Bung Karno. Makanan yang disajikan yakni Sate, Gule, Tongseng dan Rica-rica Kelinci. Seluruh makanan berbahan baku daging kelinci. Bagitu yang tidak doyan daging kelinci, bisa memesan menu lain seperti gule, tongseng dan rica ayam atau Tahu Serasi yang terkenal itu.

Minuman yang disajikan juga beragam, seperti Bir Pletok yakni minuman tradisional berbahan baku 19 rempah-rempah, wedang uwuh yakni ramuan dari kunyit, jahe, kayu secang jeruk nipis yang dipotong-potong dan diseduh dengan air panas. Kalau pengunjung tidak doyan minuman bercitarasa rempah-rempah yang kuat, pesan saja teh manis, kopi susu dan soft drink.

Daging Kelinci Segar
Di warung makan Tanto Tanti Ungaran juga menyediakan daging, otak dan jerohan Kelinci segar. Hanya saja perlu memesan terlebih dulu H-2 sebelum diambil. Jadi gak usah repot-repot menyembelih kelinci, tinggal telepon saja ke Mbakyu Lusia : 081-228-714-443 pesanan akan disiapkan. (Tanti) 

Sabtu, 22 Februari 2014

Disnakan Diminta Mendorong Ternak Kelinci Pedaging

BANDUNGAN- Daging Kelinci semestinya dapat dijadikan alternatif makanan berprotein pengganti daging ayam maupun sapi.  Sudah saatnya Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Semarang mengambil langkah untuk mendorong ternak kelinci pedaging secara massal. Sehingga harga daging Kelinci dapat lebih murah agar terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. 

Selama ini makanan berbahan dasar daging Kelinci bagi masyarakat Indonesia tergolong sebagai makanan mewah. Sebab harga daging Kelinci tergolong mahal di bandingkan dengan daging konsumsi seperti ayam dan sapi.

Kenapa daging Kelinci lebih mahal dibandingkan ayam dan sapi ? Sebab Kelinci hingga saat ini belum dibudidayakan secara massal. Apalagi budidaya Kelinci  secara khusus untuk dimanfaatkan dagingnya. Selama ini peternakan Kelinci lebih cenderung menjual Kelinci hias di bandingkan menjual Kelinci konsumsi.  Alasannya harga kelinci hias lebih tinggi dibandingkan kelinci pedaging. Akhirnya kelinci pedagang hanya menunggu kelinci hias yang sudah afkir atau dinilai tidak layak jual untuk hias sehingga pantas disembelih untuk konsumsi.

"Kalau kelinci hias sekali menjual harganya bisa lebih dari Rp 350 ribu per ekornya. Sedangkan kelinci pedaging itu paling mahal dijual Rp 120-150 ribu," kata Peternak Kelinci asal Ngampin, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Parmin, 37.

Alasan itulah yang menjadikan ternak Kelinci pedaging sepi peminat. Padahal jika dihitung-hitung, ternak kelinci pedaging lebih menguntungkan dibandingkan kelinci hias. Kok bisa. Di lokasi wisata Bandungan, Kabupaten Semarang saja, ada 22 pedagang Sate Kelinci. Misalnya rata-rata satu penjual sate, menyembelih 2 ekor Kelinci/hari. Berarti kebutuhan di Bandungan 44 ekor kelinci/hari. Itu belum dikota-kota lainnya seperti Tawangmangu, Solo, Semarang dan Kendal juga banyak pedagang makanan  berbahan daging kelinci. Artinya kebutuhan akan daging kelinci sangatlah besar untuk konsumsi.

"Setiap hari rata-rata menyembelih 3-5 ekor kelinci untuk dimasak Sate, Gule, Tongseng dan Rica-rica Kelinci. Bahkan otak kelinci juga banyak dicari orang untuk obat reproduksi wanita," ujar Hartanti, 37, pemilik rumah makan Tanto Tanti Bandungan di Jl Sukorini, Karanglo, Desa Kenteng Bandungan, Kabupaten Semarang.

Melihat besarnya kebutuhan daging Kelinci menjadikan peluang usaha yang lumayan besar penghasilannya.

Sayangnya besarnya kebutuhan daging kelinci tersebut tidak diimbangi peran Pemerintah Kabupaten Semarang dalam meningkatkan populasi kelinci. Akibatnya pada musim liburan--disaat tempat wisata Bandungan ramai--stok kelinci habis. Hingga mendatangkan kelinci dari luar daerah. Semestinya pemerintah mengarahkan agar ada peternakan kelinci khusus pedaging sehingga harga kelinci akhirnya bisa stabil seiring dengan seimbangnya jumlah populasi kelinci dengan kebutuhan. (pristyo)     

Minggu, 03 November 2013

Resep Rica-rica Kelinci






BAHAN
a. 500 gram daging kelinci segar (dicuci bersih dan dipotong berbentuk dadu)
b. 2 buah tomat(diiris kasar)
c. 2 buah bawang bombay (diiris kasar)
d. 5 buah cabai rawit hijau (diiris kasar)

BUMBU (Resep Masakan : Kelinci Masak Rica-rica)
a. 5 siung bawang merah
b. 4 buah bawang putih
c. 4 sdm kecap manis
d. 3 sdm margarin
e. 2 sdt lada hitam
f. Kemiri secukupnya
g. 2 lembar daun Salam
h. 1 ruas lengkuas
i. Garam secukupnya
j. Gula pasir secukupnya

CARANYA MEMBUAT
1. Haluskan seluruh bumbu
2. Panaskan margarin di wajan hingga meleleh. Masukkan bumbu halus, tumis hingga harum, lalu masukkan irisan bawang bombay, cabai merah keriting, dan cabai hijau. Tumis hingga layu.
3. Masukkan air setelah mendidih masukan daging Kelinci
4. Lalu tutup wajan dan masak daging selama 15-20 menit hingga daging empuk dan warnanya berubah sedikit pucat.
5. Tambahkan kecap manis, garam dan gula pasir aduk hingga merata.
6. Sajikan selagi hangat.

Minggu, 15 September 2013

Waralaba Belum Tentu Menguntungkan



Untuk memulai berwirausaha memang tidaklah mudah. Sebab kita harus memiliki keberanian, kejujuran dan kesabaran, keterampilan dan modal. Banyak juga yang tertarik dengan waralaba, sebagai jalan pintas karena tidak perlu membuat manajemen pengelolaan karena tinggal diaplikasikan saja. Tapi banyak juga yang justru buntung karena Waralaba. Karena tidak 100 persen menjamin kesuksesan. Selain itu waralaba hanya bisa dilakoni bagi pemilik modal besar.
Kalau saya Lebih puas jika wirausaha atau bisnis benar-benar dirintis dari nol. Alasannya. Satu; karena kita jadi tahu karakteristik usaha yang kita jalani. Sehingga kita paham benar apa yang harus dilakukan ketika usaha ini rewel—usaha itu tidak langgeng, pasti ada naik dan turunnya – sehingga kita tahu bagaimana mengatasinya. Dua; tidak perlu modal besar yang hanya habis untuk membeli merek dari pemilik waralaba. Jadi saran saya mending merintis sendiri dari pada beli waralaba.
Sebenarnya apa sih yang membuat orang itu memulai membuka bisnis atau usaha? Jawabannya hanya satu yaitu ingin meningkatkan penghasilan sehingga segala kebutuhan bisa tercukupi. Namun banyak juga orang-orang yang beranggapan bahwa berwirausaha hanya untuk mengikuti tren saja. Lihat saja banyak pengusaha kolak musiman yang mereka kebanyakan dari kaum berada.
Bayangkan saja saat bulan Ramadan, banyak mereka yang berjualan kolak seharga Rp 2.500/bungkus dan paling banyak menjual 100 bungkus kolak. Bisa dihitung berapa omzet yang didapatkannya, tentu tidak sebanding dengan biayanya untuk beli Bahan Bakar Minyak untuk mobil sedan mewahnya yang digunakan mengangkut kolak.
Tapi bagi mereka yang benar-benar merintis sebuah usaha untuk mengisi perut dan meningkatkan derajat hidup dengan meningkatnya perekonomian keluarga akan berbeda ceritanya. Mereka yang bukan kaum berada sebenarnya ingin selalu mengembangkan usaha. Namun terbatas dengan modal. Tapi ada yang bilang tanpa modal pun bisa. Itu belum tentu benar. Karena modal masuk menjadi faktor untuk memulai usaha.
“Membuka usaha jualan kacang rebus juga perlu modal. Membeli panic, kompor dan bahan baku kacang serta pembungkusnya. Jadi usaha itu sudah pasti butuh modal uang. Tanpa itu hanya 1: 1000 saja yang sukses membangun usaha,”  
Saat ada kunjungan menteri, banyak perbankan atau pemerintahan menyatakan siap menyalurkan permodalan bagi usaha kecil. Buktinya masih banyak orang miskin yang kesulitan membangun sebuah usaha kecil. Modal kepercayaan, tidaklah mudah. Bahkan saat ini perbankan cenderung memberikan modal pada usaha yang sudah berjalan. Sehingga banyak orang yang terjerat hutang karena nekat usaha dengan modal pinjaman dari rentenir, kartu kredit dan lainnya.  
“Saya pernah merasakan hal itu. Ketika tidak dipercaya bank, karena usaha dagang pakaian baru akan dimulai. Bank meminta jaminan, karena tidak ada jaminan (sertifikat atau BPKB) tidak ada pinjaman. Akhirnya punya pikiran buat kartu kredit dan pinjam tetangga yang ternyata rentenir. Awalnya lancar, lama-lama saat usaha lagi drop saya pun tidak bisa membayar tagihan,”
Sekalipun harus menanggung banyak hutang, jangan pernah putus asa. Tetap terus berusaha sebaik-baiknya. Hanya ada 3 alasan bagi kenapa tetap nekat membuka usaha lagi, yang pertama saya ingin bisa mencukupi kebutuhan hidup bahkan bisa lebih sehingga bisa berbagi dengan sesame. Alasan kedua karena bekerja di perusahaan swasta yang belum tentu langgeng atau tidak dan tidak punya pensiunan harus punya bekal untuk masa tua yakni memiliki bisnis. Alasan ketiga bisnis itu bisa diwariskan kepada anak dan cucu, berbeda dengan jabatan yang tidak mungkin bisa diwariskan.
“Karena tidak punya modal, langkah pertama cari modal dengan menabung. Setelah cukup baru membuka usaha. Saya juga nekat menjual rumah untuk membesarkan usaha warung makan Sate Kelinci Tanto Tanti Bandungan. Alhamdulillah saat ini sudah lancar, mudah-mudahan semakin besar,”
Banyak kisah seperti yang saya alami yakni gaji dari perusahaan tempat kerja sangat minim. Ingin membuka usaha tapi tidak punya modal. Belajar dari itu semua saya ingin menawarkan pada masyarakat secara luas terutama yang ingin membuka bisnis tapi modalnya minim. Saran saya tidak usah beli waralaba.
Bagitu yang bermodal maksimal Rp 1 juta dan ingin buka usaha warung makan special masakan daging kelinci. Cukup cari lokasi pedagang kaki lima, beli 2 meja kayu dan kursi, lalu peralatan masak. Bagaimana dengan bahan baku? Rumah Makan Tanto Tanti Bandungan yang saya kelola siap menyuplay bahan baku tanpa harus membayar lebih dulu.
“Sistem yang saya tawarkan menjual makan segar yakni dibuat saat ada pesanan. Tidak perlu membuat bumbu semua sudah kami siapkan dalam bentuk paket per porsi. Bahan baku akan kami drop ke lokasi. Pembayarannya hanya yang terjual saja, bila tidak laku kembalikan ke saya dan akan saya ganti bahan baku baru. Selamat berbisnis,” (tanto tanti)